Kenapa Minuman Nonalkohol Lebih Diminati di Industri Perhotelan?

Kenapa Minuman Nonalkohol Lebih Diminati di Industri Perhotelan?

AJAR Hospitality

Kenapa Minuman Nonalkohol Lebih Diminati di Industri Perhotelan?

AJAR.id – Halo Ajarian! Penyajian minuman, baik yang beralkohol maupun nonalkohol, di industri perhotelan merupakan salah satu bentuk layanan utama. Namun seiring waktu, tingkat permintaan minuman nonalkohol jauh melebihi minuman beralkohol. Mengapa?

Di beberapa negara tropis seperti di Indonesia tingkat konsumsi minuman beralkohol memang tidak setinggi di negara-negara nontropis. Selain memang karena regulasi yang membatasi penjualan dan konsumsi minuman beralkohol, terdapat juga faktor-fakor lain.

Faktor-faktor yang menyebabkan minuman nonalkohol jauh lebih diminati di industri perhotelan meliputi:

  1. Aturan pemerintah – seperti yang telah disebutkan di atas, kebijakan pemerintah tentang pembatasan minuman beralkohol sangatlah berperan, terlebih di Indonesia.
  2. Pengutaman layanan keluarga – target konsumen industri perhotelan dewasa ini lebih ditekankan pada keluarga daripada tamu individu sehingga penyediaan makan dan minuman pun akan disesuaikan untuk kebutuhan keluarga secara keseluruhan.
  3. Gaya hidup sehat – maraknya trend publikasi yang menganjurkan gaya hidup sehat juga menjadi salah satu alasan industri perhotelan lebih memilih penyajian minuman nonalkohol.
  4. Kebutuhan umum – bagi negara-negara yang terletak di wilayah tropis, tentu konsumsi minuman beralkohol tidaklah menjadi suatu kebutuhan utama, selain memang karena aturan pemerintah dan tingkat peminatnya yang rendah.
  5. Meminimalisir permasalahan – pembatasan penyajian minuman beralkohol kepada pengunjung bertujuan untuk meminimalisir tindak kekerasan atau keributan yang diakibatkan oleh pengunjung yang mabuk.
  6. Meminimalisir penyelewengan – tidak menutup kemungkinan bahwa suatu tindakan pelanggaran dilakukan oleh seorang pegawai industri perhotelan khususnya mengenai konsumsi minuman beralkohol di area kerja.

Seiring dengan perkembangan zaman—dan gaya hidup—industri perhotelan sendiri semakin memperhatikan kualitas layanan yang mereka berikan terlebih yang berkaitan dengan pengadaan minuman beralkohol.

Oleh karena itu, tingkat peminatan minuman nonalkohol semakin meningkat, dan tidak jarang pula ada industri perhotelan yang sampai memberlakukan sistem zero tolerance ketika suatu permasalahan yang terjadi di area industri berakibat dari konsumsi alkohol.

Zero tolerance sendiri berarti bahwa pihak industri perhotelan akan secara langsung memperkarakan setiap pelanggaran (atau keributan) yang diakibatkan oleh konsumsi alkohol ke tindakan hukum tanpa memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku.

Baca juga: Mengenal Dasar-Dasar Penyajian Minuman Beralkohol serta Gaming

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News