Cara Menyimpan Seafood, Krustasea dan Moluska

Cara Menyimpan Seafood, Krustasea dan Moluska

AJAR Hospitality

Cara Menyimpan Seafood, Krustasea dan Moluska

AJAR.id – Hello Ajarian! Menyimpan seafood, krustasea dan moluska dalam kondisi hidup membutuhkan peralatan khusus seperti akuarium. Agar hasil laut yang disajikan pada pelanggan tetap segar, akuarium harus dibersihkan secara rutin. Kamu mungkin akan membutuhkan beberapa akuarium untuk memisahkan beberapa jenis ikan pemangsa.

Akuarium membutuhkan sistem filtrasi dan pengatur suhu air. Tak hanya itu, pH air dan kebersihannya harus dikontrol secara rutin agar akuarium tetap jernih.

Tanda-tanda menurunnya kualitas air adalah munculnya kotoran di permukaan serta tumbuhnya algae pada dinding akuarium. Jika sudah begini, Kamu harus segera memindahkan ikan serta hewan lainnya ke akuarium lainnya yang lebih bersih.

Nah, berikut ini adalah beberapa metode penyimpanan hasil laut lainnya yang perlu Kamu ketahui karena setiap hasil laut memiliki metode penyimpanan yang berbeda.

Menyimpan remis hidup

Remis yang masih hidup bisa disimpan dalam sebuah wadah khusus. Jika tidak ada wadah, Kamu bisa menyimpannya dalam karung goni agar lantai tidak basah. Remis harus disimpan dalam suhu 5ºC – 10ºC dan dapat bertahan selama 3 hari. Namun sebaiknya remis segera diolah saat masih segar.

Menyimpan abalone hidup

Abalone bisa disimpan dalam sebuah wadah bersih dengan suhu dingin. Dengan metode penyimpanan yang tepat,...

Yuk masuk sebagai Ajarian dan dapatkan akses unlimited ke konten-konten jempolan di AJAR.id

Already a member?
Sign in


Kamu juga bisa membaca artikel ini di:

Recommended Posts

AJAR in The News