Cara Menyimpan Dry Goods dengan Benar agar Tetap Awet

Cara Menyimpan Dry Goods dengan Benar agar Tetap Awet

Editor Ajar

Cara Menyimpan Dry Goods dengan Benar agar Tetap Awet

AJAR.id ─ Hello Ajarian! Pada artikel sebelumnya, Kamu sudah Mengenal Dry Goods yang Digunakan dalam Kitchen. Meski dry goods cukup disimpan dalam suhu ruangan saja, cara penyimpanan dry goods harus diperhatikan agar tetap awet, terutama dry goods yang berupa bahan makanan. Bagaimanakah cara menyimpannya? Simak tiga tips mudah di bawah ini yuk!

Pertama, Dry goods dapat disimpan dalam suhu ruang, yaitu suhu rata-rata 21oC. Dalam iklim yang lebih hangat dan lembap, perlu disesuaikan lagi suhunya karena semakin hangat iklimnya, semakin mudah bagi bakteri untuk berkembang biak. Hama seperti kutu pun dapat mengancam kualitas dry goods saat tidak disimpan dengan benar. Untuk mengantisipasinya, ganti seluruh persediaan per tiga bulan ya Ajarian.

Kedua, Bila ada kerugian akibat banyaknya stok yang terbuang, maka Kamu perlu mengurangi persediaan stok saat replacement. Cukup membeli bahan makanan yang diperlukan untuk menu saja, kalau di pertengahan periode ada menu yang dihapuskan, bahan makanan yang sudah terlanjur dibeli bisa diolah menjadi hidangan lain. Selalu berpikir kreatif agar tidak ada makanan terbuang percuma.

Ketiga, Ketika dry goods telah dimasak, maka penyimpanannya harus ekstra hati-hati, layaknya Kamu menangani high risk food. Tiriskan dry goods setelah dimasak lalu masukkan ke wadah tertutup dan berikan label. Masukkan ke ruang penyimpanan dalam suhu minimal 4 oC selama 3 – 4 hari. Agar tidak terbuang, dry goods yang sudah dibekukan harus diutamakan untuk dimasak, ya!

Bagaimana sahabat Ajarian? Menyimpan dry goods itu cukup mudah bukan? Selalu pastikan kebersihan wadah penyimpanannya ya, termasuk ruangan tempat Kamu menyimpan dry goods tersebut. Setelah ini, pelajari yuk Cara Food Handling untuk Dry Goods sesuai Standar dalam artikel selanjutnya!

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Related Article

AJAR in The News