Apa yang Membuat Karyawan Hotel Resign?

Apa yang Membuat Karyawan Hotel Resign?

AJAR Hospitality

Apa yang Membuat Karyawan Hotel Resign?

AJAR.id – Hello Ajarian! Keluar atau masuk karyawan di setiap hotel merupakan hal yang lumrah terjadi. Resign adalah berhentinya seseorang karyawan dari tempatnya bekerja secara sukarela. Umumnya banyak alasan kenapa karyawan hotel mengundurkan diri dari tempatnya bekerja.

Bila jumlah karyawan yang resign ini besar maka akan mengakibatkan perputaran karyawan (turn over rate) menjadi tinggi. Tentunya hal ini membuat unit hotel tersebut tidak efisien di dalam melakukan kegiatan operasional karena turn over yang tinggi menyebabkan biaya untuk melakukan aktivitas rekrutmen dan seleksi menjadi membengkak. Selain itu, hal ini akan berisiko terhadap operasional kerja di hotel yang berdampak kepada tingkat pencapaian target keuntungan hotel.

Berikut ini adalah alasan-alasan kenapa karyawan resign dari sebuah hotel:

  1. Hak karyawan tidak terbayarkan
    Hak karyawan yang seharusnya diperoleh karyawan adalah: gaji pokok, uang service charge, asuransi kesehatan, dan kecelakaan kerja.
    Apabila hak tersebut tidak dibayarkan maka karyawan pun akan merasa tidak nyaman bekerja dan akhirnya mengundurkan diri/resign. Kebanyakan kasus yang terjadi di sebuah hotel adalah uang service charge untuk karyawan yang tidak dibayarkan oleh Owner hotel tersebut. Solusinya adalah yang menjadi hak karyawan tersebut harus dipenuhi karena berhubungan dengan kepercayaan karyawan kepada hotel.
  2. Peraturan dan SOP yang terlalu kaku
    Tujuan dibuatnya peraturan (house of rule) dan SOP adalah agar karyawan mendisiplinkan diri ketika bekerja. Tetapi, peraturan yang terlalu kaku dapat membuat karyawan merasa seperti bekerja di dalam penjara sehingga tingkat stres yang dialami karyawan pun meningkat.
    SOP yang terlalu kaku juga menyebabkan kreativitas dan inovasi karyawan menjadi mati karena setiap kreativitas yang muncul dari karyawan akan dibenturkan oleh SOP sehingga karyawan pun menjadi takut untuk melakukan inovasi dan mengeluarkan kreativitasnya. Solusinya adalah libatkan karyawan dalam perumusan SOP sehingga karyawan akan merasa memiliki peraturan tersebut dan lebih percaya diri ketika menerapkan di lapangan.
  3. Suasana kerja yang tidak nyaman
    Yang dimaksud nyaman adalah karyawan dapat dengan tenang bekerja, dalam arti situasi dan kondisi unit hotel kondusif, karyawan saling bekerja sama, tidak ada istilah saling sikut-sikutan maupun saling menjatuhkan. Apabila suasana kerja penuh konflik antar karyawan maka membuat kinerja karyawan pun menurun. Solusinya adalah dibutuhkan seorang pimpinan yang bijak, tegas dan mampu untuk mengendalikan sebuah konflik tersebut serta senantiasa mendengarkan dan menindaklanjuti masukan-masukan dari karyawan.
  4. Tidak ada peluang berkarier
    Seorang karyawan yang bekerja lebih dari 5 tahun di posisi yang sama akan menyebabkan karyawan tersebut frustasi di dalam bekerja. Aktivitas kerja yang selalu monoton juga menyebabkan kreativitas karyawan menjadi tumpul.
    Nah, di sini diperlukan aktivitas Manajemen SDM berupa pelatihan dan promosi jabatan sehingga karyawan akan kembali merasa tertantang untuk mencapai sebuah jabatan yang lebih tinggi. Kinerja karyawan pun akan meningkat seiring dengan kompetensi yang dikuasainya.
  5. Penilaian kinerja karyawan tidak transparan/subjektif
    Penilaian kinerja adalah salah satu peran penting bagi motivasi karyawan. Penilaian kinerja yang tidak transparan dan terbuka menyebabkan karyawan menjadi enggan untuk bekerja, selain itu karyawan juga menjadi merasa kurang dihargai kerjanya oleh manajemen. Solusinya, buatlah penilaian kinerja karyawan yang transparan dan objektif. Hal ini dapat berperan untuk mencegah terjadinya konflik antar karyawan sehingga karyawan dapat menerima secara fair dan tidak saling iri hati.
  6. Saling bajak-membajak karyawan yang potensial antar manajemen hotel
    Saling bajak karyawan yang potensial antar hotel yang berbeda manajemen pun juga kerap terjadi. Walaupun kadang dianggap “curang” dan cenderung merugikan hotel yang dibajak, praktek bajak membajak karyawan ini masih banyak sekali terjadi. Korbannya adalah manajemen hotel yang bagus di dalam melakukan upgrade kualitas dan kinerja karyawan.
    Untuk mengatasi kasus pembajakan karyawan ini, biasanya pihak manajemen akan melakukan segala cara agar karyawan tersebut tetap di unit hotelnya. Cara yang dilakukan manajemen hotel biasanya berupa program pengembangan karier dilakukan secara intensif dan secara adil. Dengan demikian eksodus karyawan yang ingin dibajak dapat terhindarkan.

Bila Kamu seorang karyawan dan hendak dibajak oleh hotel lain maka hendaknya Kamu berpikir kembali mengenai:

  1. Masa kerjamu saat ini, bila Kamu baru bekerja antara 1-24 bulan, maka untuk menjaga resumemu sebaiknya urungkan niatmu dan bertahan di hotelmu. Pertahankan pekerjaanmu dan syukuri apa yang telah Kamu dapatkan. Lihatlah orang-orang di sekitarmu yang masih belum juga mendapatkan kesempatan bekerja sepertimu.
  2. Umumnya si pembajak akan menawarkan gaji atau paket yang lebih tinggi. Namun, tahukah Kamu bahwa mereka juga mengharapkan performa yang lebih tinggi dari apa yang Kamu lakukan sekarang? Bagaimana bila kompetensimu belum mumpuni? Apa yang akan terjadi pada masa depanmu?

Mengelola karyawan memang sulit dilakukan karena tingkat kepuasan antar karyawan pun berbeda beda. Oleh karena itu, diperlukan perasaan dan etika di dalam mengendalikan karyawan. Pihak manajemen juga harus memiliki kepekaan terhadap keluh kesah karyawannya begitu juga sebaliknya. Karyawan juga tidak selalu menuntut pihak manajemen dan lebih baik fokus mengembangkan karier pada hotelmu saat ini yang telah memberikanmu kesempatan bekerja.

Dengan hal di atas, maka kegiatan operasional hotel berjalan selaras antara manajemen dengan karyawan. Suasana kerja pun menjadi nyaman dan berjalan kondusif. Dengan begitu, visi dan misi manajemen pun akan berhasil diraih secara bersama-sama. Sehingga Industri perhotelan tanah air dapat berkembang.

Baca juga: 4 Cara untuk Merekatkan Keakraban antar Karyawan Hotel

Salam Jempol!

Recommended Posts

AJAR in The News