7 Kegunaan Lemak dalam Pembuatan Roti

7 Kegunaan Lemak dalam Pembuatan Roti

AJAR Hospitality

7 Kegunaan Lemak dalam Pembuatan Roti

AJAR.id – Hello Ajarian! Lemak adalah istilah umum yang bisa merujuk kepada minyak, mentega, margarin dan mentega putih (shortening). Tiap produk lemak memiliki kelebihan dan kekurangan mereka sendiri, termasuk dari segi harga dan rasa yang dihasilkan.

Lemak ditambahkan dalam proporsi yang berbeda untuk roti. Di bawah ini adalah persentase lemak yang ditambahkan dalam pembuatan produk roti. Persentase berikut hanya perkiraan saja, umumnya produk roti Asia mengandung lemak yang lebih tinggi dibanding Australia.

  • Roti tawar: 2%
  • Roti manis: 5 – 7%
  • Roti dengan buah-buahan: 9 – 15%
  • Croissant: 45%
  • Brioche: kandungan lemak hingga 50%.

Penambahan lemak akan meningkatkan kualitas roti dan meskipun lemak bukan merupakan bahan yang wajib ditambahkan dalam pembuatan roti.

Kegunaan lain dari lemak dalam pembuatan roti meliputi:

  1. Roti menjadi mudah diiris
  2. Bagian dalam roti menjadi lebih lembut
  3. Memperbaiki tekstur roti
  4. Meningkatkan umur simpan
  5. Meningkatkan volume roti
  6. Menghambat pembentukan gluten dari terigu pada saat adonan roti dicampur.
  7. Membuat bentuk roti menjadi lebih kokoh.

Penambahan lemak dalam pembuatan roti sangat berkontribusi pada peningkatan volume, pelembutan tekstur, peningkatan warna roti setelah dipanggang serta kualitas penyimpanan...

Kamu mengakses konten premium, untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kamu dapat membaca semua konten premium kami GRATIS hanya melalui Apps.
Download Sekarang!!

Recommended Posts

AJAR in The News