6 Kriteria Supplier yang Bagus bagi Perhotelan

6 Kriteria Supplier yang Bagus bagi Perhotelan

Editor Ajar

6 Kriteria Supplier yang Bagus bagi Perhotelan

AJAR.id – Hello Ajarian! Pada sebelumnya Kamu belajar tentang langkah-langkah mengendalikan pembelian oleh purchasing, kali ini AJAR.id akan memberikan sedikit kriteria-kriteria supplier yang bagus untuk industri hotel.

Dalam mencari supplier untuk kebutuhan barang-barang di hotel, tentunya Kamu harus lebih selektif karena hal ini sangat berpengaruh terhadap operasional hotel. Jika Kamu memilih supplier yang jelek maka operasional hotelmu sangat berpotensi menjadi tersendat. Oleh karena itu, Kamu harus tahu tentang kriteria-kriteria supplier yang bagus.

Apa saja kah kriteria-kriteria suplier yang bagus?

Berikut ini 6 kriteria supplier yang bagus untuk industri hotel:

1. Valid and Legal
Yang dimaksud valid dan legal adalah supplier tersebut benar-benar valid dan bisa dipertanggung jawabkan secara dokumen di mata hukum. Supplier harus memiliki izin usaha dan memiliki alamat kantor yang jelas, sehingga ketika dicari dapat dengan mudah untuk ditemukan. Sekarang ini, masih banyak supplier yang belum memiliki izin usaha yang jelas dan alamat yang susah untuk dicari. Jadi, Kamu harus berhati-hati dalam memilih supplier.

2. Good Quality Product and Freshness 
Barang yang ditawarkan oleh supplier harus yang benar-benar lolos quality dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh hotel. Khusus untuk sayuran dan buah harus yang benar-benar fresh dan bersih, sehingga mutu makanan dapat terjamin.

3. Priceless
Harga yang ditawarkan oleh supplier haruslah tidak jauh berbeda dari harga pasar. Oleh karena itu, sebagai seorang Purchaser, Kamu harus selalu mengetahui harga pasar sebuah barang dengan melakukan survei pasar. Kamu berhak menolak, jika harga yang ditawarkan oleh supplier terlalu tinggi dari harga pasar.

4. Akurasi dan Ketepatan Pengiriman Barang
Akurasi dan ketepatan waktu dalam mengirimkan barang ini sangat penting bagi kegiatan operasional hotel. Apabila supplier terlambat mengantarkan barang ke hotel, maka akan menjadi menjadi bagi operasional hotel, contohnya: Departemen F&B Product tidak bisa berjualan menunya, karena bahan baku yang dibutuhkan tidak tersedia.

5. Kesanggupan Supplier untuk Memenuhi Permintaan Kebutuhan Barang Hotel
Kebanyakan dari supplier merasa belum sanggup untuk memenuhi ketersediaan barang hotel. Hal ini disebabkan banyak faktor seperti ketiadaan produsen sehingga membuat supplier mencari produsen dari luar kota dan waktu yang dibutuhkan untuk mencari barang sangat sempit karena adanya order yang mendadak oleh Purchaser hotel. Oleh sebab itu, supplier wajib ditanyai terlebih dahulu tentang kesanggupannya untuk memenuhi kebutuhan barang hotel.

6. Kemauan Supplier untuk Melakukan Pembayaran secara Kredit dengan Termin Pembayaran yang Ditentukan oleh Hotel
Pembelian dalam kuantitas yang banyak dan dengan jumlah pembelian yang mencapai puluhan juta membuat hotel tidak bisa melakukan pembayaran secara cash, sehingga mengharuskan untuk melakukan pembayaran secara termin. Terkadang ada supplier yang tidak mau kalau dibayarkan secara termin. Oleh sebab itu, Purchaser harus menjelaskan mengenai sistem pembayaran yang dilakukan secara termin kepada supplier terlebih dahulu, sebelum menunjuk supplier tersebut.

Sahabat Ajarian! Itulah beberapa kriteria supplier yang baik untuk membantu hotel dalam memenuhi kebutuhannya. Semoga bermanfaat.

Salam Jempol!

By Galih Satria Hutama

Related Article

AJAR in The News