5 Chemical Yang Digunakan Room Attendant

5 Chemical Yang Digunakan Room Attendant

Editor Ajar

5 Chemical Yang Digunakan Room Attendant

AJAR.id ─ Hello Ajarian! Agar dapat membersihkan sebuah area dengan maksimal, diperlukan bahan pembersih yang sesuai. Tahukah Kamu bahwa ada banyak sekali bahan pembersih dan chemical yang digunakan untuk membersihkan area kamar. Sebagai room attendant, jangan sampai salah memilih chemical untuk digunakan karena akan berisiko! Nah, dalam artikel ini AJAR.id akan mengenalkanmu pada ragam jenis pembersih yang umum digunakan. Apa saja ya? Simak yuk! 

  1. Polishes
    Polisher dapat berupa pasta, cairan maupun krim. Fungsinya untuk melindungi permukaan dan menciptakan lapisan penahan dari cairan yang bisa membahayakan permukaan tersebut. Polisher berbahan dasar alkohol umumnya digunakan untuk permukaan logam pada jendela atau cermin. Sementara yang terbuat dari minyak digunakan pada permukaan kulit, kayu, linoleum, dan lantai keramik. Hati-hati ya karena permukaan yang dibersihkan dengan polisher akan terasa licin, jangan sampai ada yang cedera karena tergelincir.
  2. Deterjen
    Deterjen terbuat dari bahan kimia dan kekuatannya dalam membersihkan kotoran berbeda-beda; penting untuk mengikuti arahan yang benar untuk melarutkannya. Deterjen memiliki skala pH yang berbeda-beda dan level pH itulah yang menjadi acuan tentang permukaan apakah yang harus dibersihkan dengan deterjen tersebut.
  • Level pH 1 sampai 6 (acidicdetergents) bisa dipakai untuk permukaan keramik.
  • Level pH 7 atau netral baik digunakan untuk membersihkan secara umum.
  • Level pH 8 sampai 14 (alkaline detergents) hanya bisa digunakan untuk area tertentu karena bersifat korosif dan bisa merusak permukaan. 

Deterjen beralkalin tinggi harus digunakan langsung pada area yang ingin dibersihkan dan segera dibilas agar tidak ada jejak residu yang tertinggal. Ingatlah bahwa deterjen beralkalin tinggi bisa berbahaya bagi kulit. Pergunakanlah dengan bijak dan jangan sampai ada kebocoran. Kenakan pakaian pelindung saat akan bersentuhan dengan deterjen beralkalin tinggi.

  1. Chemical khusus
    Saat ini sudah bermunculan berbagai chemical khusus yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan noda tertentu atau untuk membersihkan permukaan secara spesifik. Produk chemical yang umum ditemukan di pasaran adalah seperti Multi-Purpose CleanerGlass cleaner, Oven cleaner, Leather Cleaner, Porcelain and Ceramic Cleaner, Toilet and Urinal Cleaners.
  1. Desinfektan
    Desinfektan adalah bahan pembersih yang mampu memusnahkan mikroorganisme pembawa penyakit. Desinfektan harus diencerkan dulu sesuai instruksi pabrik: namun kalau terlalu encer, desinfektan menjadi tidak efektif membunuh kuman. Jangan gunakan desinfektan pada area kitchen atau area dekat makanan karena baunya tajam, gunakanlah hanya pada toilet, kamar mandi dan ruang ganti.
  1. Penghilangbau (deodorisers)
    Deodoriser digunakan untuk menyamarkan atau menghilangkan bau tak sedap. Umumnya dikemas dalam bentuk aerosol dan harus disemprotkan dengan bijak agar wanginya tidak berlebih atau justru mendominasi.
    Ada juga deodoriser yang disebut urinal blocks, jenis ini dipakai untuk menyamarkan bau pada toilet pria. Ikuti dosis yang dianjurkan saat penggunaannya ya Ajarian, jangan langsung melontarkannya begitu saja ke dalam urinal karena harganya cukup mahal dan bisa meninggalkan bekas. Ingat ya, Kamu tetap harus membersihkan urinal walau sudah menggunakan urinal blocks.

Wah, ternyata cukup banyak bukan jenis pembersih yang perlu Kamu ketahui? Masing-masing pembersih memiliki kegunaannya tersendiri, maka jangan ragu untuk bertanya pada Supervisor manakah yang paling sesuai dengan pekerjaanmu.

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Related Article

AJAR in The News