AJAR.id – Setelah kita mengetahui cara menghitung Occupancy Rate (OCC%) dan juga Average Room Rate (ARR), maka dalam artikel ini kita akan kupas bagaimana sih cara menghitung Average Daily Rate (ADR) yang digunakan di dunia perhotelan dan apa saja manfaatnya.

Definisi Average Daily Rate (ADR)

ADR adalah salah satu dari sekian banyak indikator yang digunakan di perhotelan yang digunakan untuk mengetahui rata-rata harga jual kamar berdasarkan jumlah kamar yang terjual.

ADR ini mirip sekali dengan ARR (Average Room Rate). Perbedaannya adalah ARR dihitung berdasarkan occupied room (kamar yang terhuni), sedangkan ADR dihitung berdasarkan aktual kamar yang terjual dan menghasilkan pendapatan bagi hotel yaitu dengan menghilangkan kamar dengan status house use atau complimentary dari penghitungannya.

Cara menghitung Average Daily Rate (ADR)

Rumus untuk mengetahui Average Daily Rate (ADR) adalah sebagai berikut:

Contoh Ilustrasi Penerapannya adalah sebagai berikut:

  • Nama Hotel : Ajar Hotel
  • Kelas Bintang: Hotel Bintang 4
  • Tanggal Bisnis : 7 Juli 2017
  • Total Kamar Terhuni (Room Occupied): 67 Kamar (termasuk = House Use: 1 + Complimentary: 1 = 2 Kamar)
  • Jumlah Kamar yang Terjual (Room Sold): 67 – 2 (House Use + Complimentary)= 65 Kamar Terjual
  • Jumlah Pendapatan Kamar (Total Room Revenue): IDR 50.000.000
  • ADR = IDR 50.000.000 / 65 Kamar = IDR 769.230 per Kamar yang terjual 

Jadi, dari contoh penerapan ilustrasi di atas, maka nilai Average Daily Rate (ADR) untuk Ajar Hotel pada tanggal 7 Juli 2017 adalah sebesar IDR 769.230 per kamar yang berhasil terjual.

Catatannya adalah sebagai berikut:

ADR ini hanya menghitung Revenue Real, jadi paket-paket seperti breakfast, pajak harus dikeluarkan dari penghitungan. Sehingga rata-rata harga kamar yang diperoleh akurat. Karena yang dihitung hanya rata-rata harga kamar dari pendapatan kamar saja. Perlu diketahui juga bahwa dasar penghitungan ADR ini akan berpengaruh kepada penghitungan indikator lain seperti RevPar, Net RevPar, dan GOPPAR.

Manfaat dari mengetahui nilai Average Daily Rate (ADR) adalah sebeagai berikut:

  • Hotel dapat mengetahui nilai real dari rata-rata penjualan per kamar, karena komponen hunian kamar dengan status house use atau complementary tidak dihitung, karena kamar tersebut tidak dikenakan harga untuk keperluan internal: misalnya Manager on Duty atau sebagai hadiah untuk rekanan bisnis. Hal ini berbeda dengan Average Room Rate di mana dalam penghitungannya memasukkan komponen dari kedua jenis status kamar tersebut.
  • Hotel dapat menyesuaikan harga jual yang ideal dan mengimbangkan antara value dan produk yang dijual sesuai klasifikasi hotel dan segmentasi pasar yang dibidik.

Salam Jempol!

By Ikin Solikin