AJAR.id – Hello Ajarian! Pernahkah Kamu melihat tulisan yang dibubuhi hashtags? Hal itu mungkin tampak menyebalkan, membingungkan dan tidak ada gunanya. Tetapi jika Kamu memahami tujuan dan cara menggunakannya, maka hashtags akan sangat membantu dalam melibatkan target audiens ke dalam konten dan meningkatkan awareness (daya jangkauan) atas konten di social media.

Hashtag merupakan sebuah kata kunci atau frase yang didahului oleh tanda “#”, tanda ini sering digunakan dalam konten di social media (misalnya #travel atau #ILoveChocolates). Manfaatnya adalah untuk membuat isi kontenmu dapat diakses oleh semua orang dengan minat yang sama, bahkan bagi mereka yang bukan merupakan penggemar (fans) atau pengikut (followers).

Namun demikian, jika Kamu menambahkan “#” di balik kata-kata dan frase secara acak tidak akan memberimu pengikut atau followers. Untuk dapat menggunakannya dengan sukses, Kamu membutuhkan sedikit riset dan kreativitas.

Sebelum kita masuk ke tips, apa saja sih jenis hashtags yang bisa digunakan?

Jenis-Jenis Hashtag

#Content hashtags.

Hashtags jenis ini cocok untuk digunakan berdasarkan pokok bahasan dan tepat untuk pemula.

Contohnya: #travel, #coffee, #hotel, dll.

#Trending hashtags.

Merupakan hashtags untuk konten yang sudah populer, memiliki audiens yang signifikan dan saat ini top-of-mind dan banyak digunakan pada social media.

Contohnya: #ValentinesDay, #Christmas, #Olympics, #TravelTuesday, #WanderlustWednesday, dll.

Jika kontenmu lucu atau menarik, sebaiknya gunakan hashtag lainnya.

#Brand specific hashtags.

Sebuah hashtags yang Kamu buat untuk brand-mu sebagai general awareness, event dan kampanye pemasaran untuk brand-mu.

Contohnya: #PutACoinOnIt (Red Bull), ShareACoke (Coca Cola), dll.

Setelah mengetahui jenis-jenis hashtags, Bagaimana sih cara menggunakannya?

Tips-Tips Menggunakan Hashtags:

#1 Hashtags umum sangat bagus

Cobalah dan asahlah untuk menggunakan hashtags umum pada komunitas perjalanan yang tertarik pada satu tema tertentu. Contohnya: daripada menggunakan hashtags seperti #travel dan menggunakan #EcoTravel atau #GreenTravel untuk menyoroti keramahan lingkungan propertimu terhadap lingkungan.

#2 Gunakan hashtags secukupnya

Gunakan hashtags sesuai dengan tujuannya dan hindari menggunakannya secara berlebihan di Instagram, maksimal lima hashtags.

#3 Selalu gunakan tag lokasi dan tag tujuan beserta tag lainnya.

Misalnya: #nzmustdo, #auckland, #seeaustralia, #vividsydney, #Bali, dll.

#4 Saat membuat brand hashtag, pastikan unik dan mudah diingat

Tidak perlu mencantumkan nama brand-mu di dalamnya tapi harus menandakan semua tentang usaha dan produkmu.

#5 Luangkan waktu untuk meneliti hashtags yang digunakan tamumu

Sertakan hashtags yang digunakan tamumu dalam postingan.

#6 Hashtags bekerja secara berbeda pada social media yang berbeda

Klik beberapa hashtags di akun Facebook, Instagram, dan Twitter untuk melihat bagaimana mereka bekerja pada setiap platform. Hal ini akan membantumu dalam merancang konten yang lebih menarik untuk setiap saluran menggunakan hashtags yang relevan pada setiap konten yang Kamu buat.

#7 Gunakan hashtags yang simpel

Gunakan hashtags yang simpel dan mudah dipahami, hindari menggunakan hashtags secara berlebihan, panjang, rumit, dan terlalu pintar.

Misalnya: #AvocadoOnToast vs. #AvoToast – mana yang menurut Kamu lebih menarik?

#8 Tidak setiap postingan membutuhkan atau harus memiliki hashtags

Lebih selektiflah dalam memberikan hashtags, karena ada beberapa konten yang sebaiknya tidak diberikan hashtags.

Sahabat Ajarian, itulah jenis-jenis hashtags dan tips menggunakan hashtags yang dapat Kamu aplikasikan dalam konten di social media hotelmu. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan dapat meningkatkan pengunjung ke hotelmu.

Salam Jempol!

By STAAH Limited