AJAR.id – Hello Ajarian! Setelah Kamu tahu jenis-jenis PMS, pada kali ini AJAR.id akan memberikan pengetahuan tentang sistem-sistem apa saja sih yang dapat terkoneksi dengan PMS. Kenapa sistem tersebut harus terkoneksi? Tentunya hal ini untuk mempermudah pekerjaanmu sehingga Kamu bisa bekerja secara efektif dan efisien.

Lalu apa saja kah sistem-sistem yang terkoneksi dengan PMS?

Berikut adalah sistem-system yang dapat terkoneksi dengan PMS untuk mempermudah pekerjaan kita:

Pertama adalah booking engine yang merupakan aplikasi reservasi untuk tamu yang akan menginap di hotel. Booking engine dapat terkoneksi ke PMS secara langsung atau melalui channel manager. Kenapa booking engine harus terkoneksi ke PMS? Tujuannya simpel, yaitu untuk memastikan bahwa alokasi jumlah kamar untuk tamu tersedia. Sehingga, ketika tamu melakukan reservasi, ia mendapatkan informasi yang akurat. Selain itu, hal ini juga sangat berguna untuk menghindari over booking. 

yourhotel.com adalah sebuah booking engine website untuk menerima reservasi dari tamu yang mengirimkan data-data reservasi ke dalam PMS dan secara otomatis mengurangi jumlah ketersediaan kamar (allotment) di dalam PMS.

Kedua adalah channel manager yang merupakan aplikasi untuk mengubah ketersediaan dan harga kamar yang didistribusikan melalui berbagai macam jalur penjualan secara digital. Misalnya: yourhotel.com, Online Travel Agent (OTA), Global Distribution System (GDS), Meta Search, atau intranet yang disediakan oleh wholesaler. Channel manager mempermudah pekerjaan kita dalam memperbaharui harga atau alokasi kamar yang dijual. Nah, jika channel manager tersebut terkoneksi ke PMS, maka allotment kamar ke berbagai saluran distribusi tersebut dapat berjalan secara otomatis. 

PMS terhubung dengan “Channel Manager” yang berfungsi untuk mengatur distribusi penjualan ke berbagai macam saluran seperti Online Travel Agent, Global Distribution System, intranet dari Whole-seller, Meta Search Engine dan website milik hotel. Alokasi inventory dapat berjalan secara otomatis sehingga dapat menguragi pekerjaan untuk update manual dan  meminimalisir over booking. 

Ketiga adalah Customer Relationship Management (CRM), yaitu aplikasi yang digunakan oleh Sales & Marketing yang berguna untuk menjalin hubungan dengan para klien mereka. Ketika PMS terkoneksi dengan CRM, maka data-data produktivitas dari para klien dapat jelas terlihat dan mudah untuk di analisa. Contohnya, tamu dari PT XYZ telah melakukan konsumsi sebesar IDR XX selama kurun waktu tertentu. Dari data tersebut, maka tim Sales & Marketing akan mudah untuk membuat Sales & Marketing Plan untuk mempertahankan tamu-tamu mereka. 

PMS terhubung dengan Customer Relationship Management untuk membantu sales mempermudah dalam mendapatkan laporan statistic penjualan dari PMS. Sehingga, departemen sales dapat cepat mengetahui produksi mereka dan mencari cara untuk memenuhi target penjualan.

Sahabat Ajarian, itulah berbagai jenis sistem yang dapat terkoneksi dengan PMS. Dengan melakukan sinkronisasi atas ketiga sistem tersebut ke dalam PMS, laporan analisa akan diproses secara otomatis dan datanya lebih akurat serta dapat mengurangi load pekerjaan yang umumnya dilakukan secara manual. Untuk dapat mengintegrasikan semua system tersebut tidaklah mudah, karena tiap-tiap system umumnya dikembangkan oleh provider yang berbeda. Intinya, selama pihak provider bersedia menyediakan Application Programming Interface (API) dan juga menggunakan platform deployment yang sama, maka hal tersebut sangat mungkin untuk dilakukan. Dengan demikian maka hal ini akan mempermudah operasional hotel.

Salam Jempol!

By Ikin Solikin